Hadits Qudsi Lengkap
Arba_Studio
1.0 Varies with device
Hadits ( الحديث ) Segala yang dinisbahkan kepada Nabi Muhammad, baik berupa ucapan, perbuatan, persetujuan, atau karakter, kemudian Qudsi ( القدسي ) secara bahasa diambil dari kata quddus, yang artinya suci. Disebut hadis qudsi, karena perkataan ini dinisbahkan kepada Allah, القدس al-Quddus, yang artinya Dzat Yang Maha Suci.

Secara istilah (terminologis) adalah sesuatu (hadits) yang dinukil kepada kita dari Nabi Muhammad yang disandmanya secara langsung, atau dengan perantaraan malaikat Jibril.

Diriwayatkan dari Abi Hurairah r.a, beliau berkata, Aku telah mendengar Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya salah seorang yang pertama di hisab di hari kiamat adalah seorang lakilaki yang mati syahid (gugur dalam peperangan); kemudian disebutkan baginya semua kenikmatan-kenikmatan yang diberikan kepadanya, dan dia mebenarkannya. Kemudia Allah Subhanahu wa ta’ala bertanya kepadanya, ‘Apa yang kamu kerjakan dengan nikmat itu?’, lelaki itu menjawab, ‘Aku berperang untuk-Mu hingga aku syahid'; Allah menjawab, “Kamu berdusta, (akan tetapi sesungguhnya) engkau berperang agar orang menyebutmu pemberani, dan (orang – orang) telah menyebutkan demikian itu, kemudian diperintahkan (malaikat) agar dia diseret di atas wajahnya hingga sampai di neraka dan dilemparkan kedalamnya”. Dan (selanjutnya adalah) seorang laki – laki yang mempelajari ilmu dan mengamalkannya serta dia membaca al-Quran, kemudian dia didatangkan, kemudian disebutkan nikmat – nikmat yang diberikan kepadanya dan dia membenarkannya. Kemudian Allah bertanya, ‘Apa yang kamu kerjakan dengan nikmat – nikmat itu?’ lelaki itu menjawab, ‘Aku mencari ilmu dan engamalkannya/mengajarkannya, dan aku membaca al-Quran karena-Mu’. Allah berfirman, “kamu berdusta, (akan tetapi) kamu mencari ilmu itu agar disebut sebagai ‘alim (orang yang berilmu), dan kamu membaca al-Quran agar orang menyebutmu qari’, dan kamu telah disebut demikian itu (alim & qari’)” kemudian diperintahkan (malaikat) kepadanya, agar dia diseret di atas wajahnya hingga sampai di neraka dan di masukkan kedalam neraka” Dan (selanjutnya) seorang laki – laki yang diluaskan (rizkinya) oleh Allah. Dan dikaruniai berbagai harta kekayaan. Kemudian dia dihadapkan, dan disebutkan nikmat – nikmat yang diberikan kepadanya, dan dia membenarkannya. Kemudia Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman, “Apa yang kamu kerjakan dengan nikmat – nikmat itu?”, lelaki itu menjawab, “Tidaklah aku meninggalkan jalan yang aku cintai selain aku menginfakkan hartaku untuk-Mu”; Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman, “Kamu berdusta, tetapi kamu melakukan itu semua agar orang menyebutmu dermawan, dan kamu telah disebut demikian”. Kemudian diperankkan (malaikat) kepadanya, agar dia diseret di atas wajahnya, hingga sampai dineraka dan dimasukkan kedalam neraka. (HR. Muslim dan begitu juga at-Tirmidzi dan an-Nasai).

Hadith (الحديث) Everything that is attributed to the Prophet Muhammad, in the form of words, deeds, agreements, or character, then Qudsi (القدسي) is a language derived from Quddus, which means sacred. Called Hadith Qudsi, because these words attributed to God, القدس al-Quddus, which means that the Essence of the Most Holy.

In the term (terminological) is something (hadith) that was quoted to us from the Prophet Muhammad that disandmanya directly, or through the angel Gabriel.

It was narrated from Abu Hurairah, he said, I have heard the Messenger of Allah said, "Indeed, one of the first in the reckoning on the Day of Judgment is a male who was martyred (killed in battle); then mentioned to him all the pleasures given to him, and he mebenarkannya. Allah Subhanahu wa ta'ala later asked him, 'What do you do with relish it? ", The man replied,' I fought for You until I martyr '; God replied, "You lie, (but real) you are fighting so that people call you brave, and (people - people) has been mentioned so that, later ordered (the angels) that he was dragged over his face until he came to hell and thrown into it". And (next) a man - a man who studied science and practice it, and he read the Koran, then he brought, then mentioned favors - favors given to him and he confirmed it. Then God said, 'What do you do with favors - favors it?' The man replied, 'I seek knowledge and engamalkannya / teach it, and I read the Koran because thy'. God said, "you lie, (but) you are looking for science so called 'alim (the learned), and you read the Koran so that people call you Qari', and you have been called so that (alim & amp; reciter ' ) "then ordered (angel) to him, so he dragged on his face until he came in hell and enter into hell" And (further) a man - a man who expanded (rizkinya) by Allah. And endowed with various treasures. Then he faced, and mentioned favors - favors given to him, and he confirmed it. Later Allah Subhanahu wa ta'ala says, "What do you do with favors - favors it?", The man replied, "It is not I leave the way I love other than I spend in my treasure to Thee"; Allah Subhanahu wa ta'ala says, "You're lying, but you are doing it all for people to call you generous, and you have been called so". Then diperankkan (angel) to him, so he dragged on his face, until hell and put into hell. (HR, Muslims and so are at-Tirmidhi and an-Nasai).

Content rating: Everyone

Requires OS: 2.3 and up

...more ...less