Doa Pagar Diri Lengkap
mbahodi
1.0 Varies with device
Manusia secara naluriah tidak ingin terkena musibah, diantara bencana yang menimpa manusia adalah gangguan roh halus, sihir dan lain-lain.
Dikarenakan gangguan seperti diatas tidak dapat diperhitungan secara kasat mata, maka orang-orangpun mencari alternatif pencegahan diluar akal sehat, diantaranya ada yang menaruh besi tapak kaki kuda di angin-angin pintu masuk, ada yang menaruh sesajen dan lain-lain.
Padahal pencegahan di atas adalah pencegahan yang berbau syirik, tidak dibenarkan oleh islam. Lalu timbul pertanyaan, kalau islam melarang hal tersebut, apakah islam memberikan solusi menghadapi gangguan di atas?

Jawabannya,"Pasti"!
Sebelum memaparkan pagar diri islami, berikut ini ada suatu kisah nyata:
"Ada seorang pemuda yang istiqamah yang selalu mendakwahi orang kampung dan sekitarnya untuk kembali kepada Allah, ia sering berceramah, berdakwah mendakwahi manusia untuk bertauhid yang benar dan akidah yang murni, ia sering menegur agar orang –orang tidak mendatangi tukang sihir, ia menjelaskan bahwa sihir salah satu bentuk kekafiran, dan tukang sihir adalah orang jahat yang memusuhi Allah dan Rasul-Nya.
Di kampungnya ada seorang tukang sihir yang tersohor, apabila seorang pemuda akan menikah selalu mendatangi tukang sihir ini, seraya berkata,"Aku akan menikah pada hari ini, apa yang tuan inginkan? Maka si tukang sihir meminta sejumlah harta, dan pemuda tersebut memberikannya tanpa ragu-ragu, kalau tidak maka balasannya, si tukang sihir akan membuat sihir rabath, sehingga ia tidak mampu menggauli istrinya pada malam pengantin, jika ini yang terjadi maka pengantin baru tersebut mendatangi si tukang sihir untuk diobati, dan si tukang sihir akan meminta bayaran dua kali lipat. Dan pemuda alim itu sering menghujat si tukang sihir tersohor di dengan terang-terangan, dalam setiap ceramahnya di atas mimbar dan dalam setiap pertemuan ia menyebutkan nama si tukang sihir dan melarang orang-orang mendatanginya, pemuda tersebut masih lajang dan belum menikah, orang-orang menanti-nanti saatnya pemuda tersebut menikah untuk melihat apa yang akan dilakukan tukang sihir terhadapnya, apakah pemuda istqamah
yang alim ini kuasa membentengi dirinya dari serangan tukang sihir ?
Tibalah saatnya si pemuda akan menikah, sebelum ia menjadi pengantin ia mendatangiku, dan mengisahkan kepada apa yang selama ini ia lakukan, seraya berkata,"Tukang sihir tersebut mengancamku dan orang-orang kampung menunggu-nunggu siapa gerangan yang akan keluar sebagai pemenang, bagaimana pendapat syeikh? Apakah tuan bisa memberiku perlindungan diri terhadap sihir, karena aku yakin tukang sihir tersebut akan mengerahkan seluruh kemampuannya dan ia akan membuat sihir yang paling ampuh karena aku sering meremehkannya di hadapan orang-orang".
Aku (penulis) berkata kepadanya, "Ya, insya Allah aku sanggup akan tetapi dengan satu syarat".
Ia berkata, "Apa itu?",
Aku berkata, "Engkau harus mengutus seseorang kepada tukang sihir tersebut, lalu Engkau katakan kepadanya, "Aku akan menikah pada hari ini dan aku menantangmu, jika Engkau mampu lakukanlah sihir yang Engkau inginkan dan jika Engkau tidak mampu panggillah siapapun tukang sihir yang Engkau duga bisa membantumu" dan umumkan tantanganmu kepada orang banyak".
Si pemuda berkata dengan ragu, "Apakah tuan yakin dengan apa yang tuan ucapkan?",
Aku berkata, "Ya, aku yakin bahwa kemenangan berpihak kepada orang yang beriman dan sesungguhnya kehinaan dan kekalahan berpihak kepada orang yang bejat".
Benar, si pemuda mengutus kepada tukang sihir tersebut seorang untuk menyampaikan tantangannya agar tukang sihir membuat apapun jenis sihirnya dan pemuda memberitahukan hari pernikahannya. Orang-orang tidak sabar menanti hari tersebut.
Aku (penulis) memberikan kepada pemuda tersebut beberapa pertahanan diri yang akan kujelaskan nanti, insya Allah.

Humans instinctively do not want affected, between the disaster that befell the man is a nuisance spirits, magic and others.
Due to disturbances such as the above can not be reckoned by naked eye, then those looking for an alternative preventative orangpun beyond common sense, some of which put the iron hooves in the winds of the entrance, there were put offerings and others.
          Whereas the prevention of the above is that smell prevention shirk, not justified by Islam. Then the question arises, if Islam forbids it, whether Islam provides solutions to the above disorders?

 

 

The answer is, "Sure"!
          Before exposing themselves Islamic fence, here is a true story:
"There was a young man who committed and were always preach to the people of the village and surrounding areas to return to God, he frequently lecturing, preaching to preach to people to tawheed true and pure faith, he often admonished people -people do not come to a witch, he explains that the magic one form of paganism, and the witches are evil people who are hostile to Allah and His Messenger.
          In the village there is a magician famous, when a young man will marry always go witch, saying, "I'm going to get married on this day, what thou want? Then the magician asked a number of treasures, and the young man gave it without hesitation -ragu, if not then in return, the sorcerer will make rabath magic, so he can not afford with his wife on the wedding night, if this happens then the new bride went to the sorcerer to be treated, and the magician would charge twice fold. and the young scholar was often railed at the sorcerer-famous openly, in every speech in the pulpit and in every meeting she mentioned the name of the sorcerer and prohibit people came to him, the young man still single and not married, people -the look forward to the time for the youth to get married to see what it would do against witches, whether youth istqamah
This pious power fortify himself against witches?
          The time came the young man to be married, before she became a bride he came to me, and tells to what he always did, saying, "witch are threatened and the village people waiting who could be out as a winner, how do sheikh? Do host can give themselves protection against magic, because I believe a witch would exert all his ability and he will make the most powerful magic because I often underestimated in front of the people ".
I (the author) said to him, "Yes, God willing, I could be but with one condition."
He said, "What's that?"
I said, "You have to send someone to the witch, and then you tell him," I'm getting married today and I challenge you, if you are able to do magic that you want and if you are not able to call on anyone sorcerer who you suspect may help "and announce your challenge to the people".
The boy said hesitantly, "What sir confident with what you are saying?"
I said, "Yes, I am sure that the victory side with those who believe and indeed humiliation and defeat the side of the depraved".
True, the young man sent to witch to deliver such a challenge to be a witch to make any kind of magic and youth tell her wedding day. People can not wait for that day.
I (the author) give the youth some self defense that will explain later, God willing.

Content rating: Everyone

Requires OS: 4.0.3 and up

...more ...less