Manaqib Syekh Abdul Qodir
Semangat
1.0 Varies with device
Kemajuan teknologi khususnya semakin meluasnya cakupan internet membuat kita semakin mudah mendapatkan informasi. Salah satu yang paling terasa adalah semakin banyak pengguna smartphone, oleh karena itu kami membuat aplikasi Manaqib Syekh Abdul Qodir agar dapat memberikan tambahan pengetahuan bagi kita semua.

Isi dari aplikasi ini yaitu mengenai Abdul Qadir Jaelani atau Abd al-Qadir al-Gilani (bahasa Kurdi: Evdilqadirê Geylanî, bahasa Persia: عبد القادر گیلانی, bahasa Urdu: عبد القادر آملی گیلانی Abdolqāder Gilāni) (470–561 H) (1077–1166 M) adalah seorang ulama fiqih yang sangat dihormati oleh Sunni dan dianggap wali dalam dunia tarekat dan sufisme. Ia lahir pada hari Rabu tanggal 1 Ramadan di 470 H, 1077 M selatan Laut Kaspia yang sekarang menjadi Provinsi Mazandaran di Iran. Ia wafat pada hari Sabtu malam, setelah magrib, pada tanggal 9 Rabiul akhir di daerah Babul Azajwafat di Baghdad pada 561 H/1166 M.

Ia adalah orang Kurdi atau orang Persia. Syekh Abdul Qadir dianggap wali dan diadakan di penghormatan besar oleh kaum Muslim dari anak benua India.[6] Di antara pengikut di Pakistan dan India, ia juga dikenal sebagai Ghaus-e-Azam.

Catatan: Dalam membuat aplikasi ini, kami memperoleh data dari berbagai sumber yang ada di dunia maya.

Technological advances, especially the ever-expanding Internet coverage to make us more easily get information. One of the most noticeable is the growing number of smartphone users, therefore we make the application Manaqib Sheikh Abdul Qadir in order to provide additional knowledge for all of us.

The contents of this application is about Abdul-Qadir Gilani or Abd al-Qadir al-Gilani (Kurdish: Evdilqadirê Geylani, Persian: عبد القادر گیلانی, Urdu: عبد القادر آملی گیلانی Abdolqāder Gilani) (470-561 H) (1077- 1166 M) is a scholar of fiqh who is highly respected by the Sunni world and is considered the guardian in the congregation and Sufism. He was born on Wednesday 1st Ramadan in 470 H, 1077 M south of the Caspian Sea which is now the province of Mazandaran in Iran. He died on Saturday evening, after sunset, on the 9th of Rabiul end in Babul Azajwafat area in Baghdad in 561 H / 1166 AD

He is a Kurd or Persian. Sheikh Abdul Qadir considered a guardian and is held in great respect by Muslims of the Indian subcontinent. [6] Among the followers in Pakistan and India, he is also known as Ghaus-e-Azam.

Note: In making this application, we obtained data from various sources that exist in cyberspace.

Content rating: Teen

Requires OS: 4.0.3 and up

...more ...less